Pemuda yang sadis

        Pada suatu hari, ada seorang pemuda berumur 12 tahun yang putus asa dan hidupnya sangat sedih akibat hinaan dari orang tua yang menganggap bahwa dia tidak berguna dalam kehidupan serta dia sering kali dapat cacian dari orang tuanya hingga anak ini sangat sedih dan mentalnya menjadi block. Dia juga sering kali menyendiri di kamar akibat tidak kuatnya menghadapi semua ujian yang telah diberikan oleh Tuhan dari penghinaan sampai pemukulan yang dilakukan berkali - kali oleh orang tuanya. Selain itu, dia juga sering dihina dan dijauhin oleh teman - teman karena kelakuannya yang aneh serta sering ngomong sendiri. Tidak hanya itu, dia pernah dikerjain oleh teman - teman sampai dia hampir mati karena dia dijahilin dengan cara mengurung di gudang hingga malam. Bukan hanya itu, ketika pulang ke rumah, dia langsung dimarahin oleh orang tuanya karena pulangnya terlau malam. Padahal dia sudah memberikan alasan yang jelas, namun orang tuanya tidak mempedulikannya dan dia malah dapat cacian orang tua serta sempat mendapatkan pukulan di bagian kepala belakang dengan tangan kosong.
        Namun selain kesedihan yang dialami, ada juga kesenangan yang didapatkan yaitu Hobi. Hobinya tersebut adalah suka menonton film. Film yang  disukai adalah film berceritakan tentang psikopat karena menonton film tersebut mendapatkan sensasi yang rasanya puas banget hingga saya pun merasa tenang dan lega jika saya menonton film tersebut. Namun ada satu film yang benar - benar dia suka namun film ini bercerita musuh dari superhero yaitu Joker. Dia sangat suka Joker karena cerita dalam film tersebut mirip seperti cerita yang dialaminya. Sehingga dia pun ingin merasakan membunuh orang secara perlahan - lahan dan menyaksikan secara langsung orang yang sedang menderita. Sayangnya, dia tidak memiliki senjata tajam seperti itu dan dia juga tidak memiliki teman yang membuat dia putus asa serta menganggap itu hanyalah imajinasinya. 
        Pada pagi hari, dia pergi sekolah dengan jalan kaki karena lokasi rumahnya dan sekolahnya sangatlah berdekatan. Ketika lagi perjalanan menuju sekolah, dia tanpa sengaja bertemu dengan orang yang lagi minta tolong untuk bantu membawa Kardus ke dalam pembuangan sampah yang dimana pembuangan tersebut merupakan pembuangan terakhir yang dilanjutkan ke TPU. Dia pun membantu membawa kardus tersebut namun dia merasakan bahwa kardus ini berat sekali dan baunya pun amis sekali sehingga dia bertanya kepada orang yang minta tolong "Mas, ini isi kardusnya apa yah? kok berat sekali terus baunya amis lagi!". Orang itu pun menjawab "Ohh ini cuman sampah biasa doang, maklum jarang dibersihkan makanya jadi banyak". Dia pun langsung percaya dan tetap membawa hingga pembuangan sampah namun tiba - tiba dia pun terjatuh akibat cerobohnya dan dia pun kaget ketika isi kardusnya keluar. Dia langsung berkata "Bangke, apa-apaan ini? Kok ada kepala sama badan yang tepotong." Tiba - tiba orang tersebut langsung menutup mulut si pemuda dengan kain yang sudah dikasi bius dan Si pemuda pun pingsan. Ketika sudah sadar, dia pun kaget melihat sekitarnya yang sangat asing dan terikat di tiang. Dia pun berusaha melepaskan diri namun orang itu pun mendatanginya sambil membawa kepala yang telah dipotong serta darahnya masih berceceran. Dia pun langsung mengetahui bahwa orang tersebut adalah Psikopat. Orang tersebut bertanya kepadanya "Kenapa kamu panik?, santai saja aku sudah tau kok kalau hidupmu sangatlah menderita. " Dia pun terkejut dengan perkataan orang itu dan dia pun langsung bertanya "Siapa kamu? Tau darimana kalo hidupku menderita?". Orang itu menjawab dengan muka yang seram "Aku telah mengetahuimu sudah lama dan aku pun sudah mencari kamu kemana - kemana yang pada akhirnya menemukanmu dan aku senang HAHAHAHAHA". Dia membalas "Kalau begitu lepaskan aku, aku belum siap untuk mati!". Orang itu pun pergi meninggalkannya sambil girang dan ketawa.
           Pada malam harinya, dia menangis sambil merenungi nasib yang sangat sial. Dia pun merasa  tidak berguna dalam hidup ini. Ketika dia menangis, orang itu pun datang lagi sambil membawa makanan dan orang itu berkata "Makanlah makanan ini, makanan ini sangat lezat." Orang melanjutkan perkataan sambil menghirup makanan "Hmm... aromanya enak sekali, makanlah dijamin kamu puas!". Orang itu pun langsung menyuap makanan ke mulutnya namun dia menolak sambil sambil menoleh ke kanan. Orang itu pun berkata lagi "Makanlah, setelah makan aku akan melepaskan ikatan karena aku ingin menunjukkan sesuatu kepadamu." Dia pun langsung menatap orang itu sambil penasaran yang akhirnya dia menerima suap dari orang itu. Dia pun lahap makan yang diberikan dan makanan itu habis. Setelah menghabiskan makanan itu, orang itu melepaskan ikatan itu dan dia diajak di suatu tempat. Ketika tiba di suatu tempat, tiba - tiba dia kaget melihat isinya dan isi dari tempat itu adalah orang - orang yang diikat untuk dimutilasi. Orang itu berkata "Liatlah pemandangan ini, sangatlah indah bagaikan taman di surga." Dia pun menanyakan kepada orang itu "Kenapa kamu mengajak "aku kesini?" Orang itu menjawab "Aku mau mengajari kamu untuk menjadi seorang psikopat." Dia langsung kaget yang awalnya hanyalah imajinasi menjadi kenyataan dan dia berkata "Aku siap menerima ilmu darimu dan aku ingin merasakan penderitaan orang lain." dan tiba - tiba dia langsung kaget melihat salah satu orang terikat merupakan teman sekolahnya yang suka mem-bully-nya. Dia langsung menunjuk teman sekolahnya sambil berkata dengan semangat "Aku mau mencoba orang yang itu." dan Orang itu menjawab "Wow semangat sekali kamu, kalau begitu mari kita coba permainkan dia.". Dia mencoba memotong tangan secara perlahan - pelahan dan menikmati dengan pisau tumpul hingga orang teriak histeris sambil menangis. Dia pun merasa senang atas penderitaannya temannya dan akhirnya tangan temannya terpotong. Orang itu berkata "Nampaknya kamu senang sekali, kalau begitu kita lanjutkan ke bagian tubuh lainnya." 
            Dari waktu ke waktu dia berlatih dan mencoba berkali - kali hingga menjadi terbiasa dan akhirnya dia pun menjadi Psikopat dan dia diberi nama samaran yaitu Joyx . 18 tahun kemudian, Joyx pun menjadi menggila hingga akhirnya dia pernah membunuh kedua orang tuanya dengan sadis. Tidak hanya itu, Joyx diangap pembunuh yang paling kejam oleh masyarakat dan dia mendapatkan julukan yaitu Crazy Monkey karena sikapnya seperti Monyet dan topeng yang selalu digunakan adalah Monyet.

Komentar